PENGORBANAN BULAN JANUARY

 

PENGORBANAN BULAN JANUARY

Teruntuk bulan january terimakasih telah mengajarkan ku untuk tak egois lagi .

Di bulan ini aku begitu banyak merasakan banyak hal yang membuat ku menyesal ,melihat melihat rautnya yang sendu menatap ku membuat hatiku ngilu melihatnya . saat dimana dibulan inilah aku terbaring lemah dengannya di sisiku yang slalu menjagaku ,yang slalu ada di saat aku butuh ,yang membuat menangis tatkala ia melihatku terkapar lemah di atas brankar rumah sakit.

Dan di bulan ini pula aku bertekad untuk membuat nya tak khawatir lagi padaku ,dan akan ku buat dia tersenyum setiap bertemu denganku .

Pada bulan january aku akan slalu mengingatmu karna dibulan inilah aku berjuang dengan tubuhku yang lemah .aku berjuang dengan sakitku yang harus menggunakan sebuah selang putih dan kantong yang berisi cairan agar aku pulih kembali.

Pada bulan ini pula aku harus menerima kenyataan bahwa seseorang yang menjagaku dikala aku sakit ,ternyata ia sudah terular oleh sakitku.dia bahkan harus sembuh dengan bantuan selang putih yang mengerikan seperti yang ku pakai saat aku sakit .aku slalu mendengar ringisannya tatkala dokter menyuntikkan obat pada selang putih mengerikan itu.

January adalah hal yang mengerikan bagiku karna orang yang ku sayangi sakit karna terlalu memikirkanku .tepat seminggu diriku sembuh ,dia jatuh sakit karna memikirkanku yang terlihat belum pulih seutuhnya dia slalu mencoba apapun agar aku cepat agar aku kembali beraktivitas seperti anak lainnya ,dia menyuruhku agar aku segera kembali ke tempat penjara suci agar tak ketinggalan pelajaran disana .namun aku tak bisa meninggalkannya begitu saja aku tak ingin meninggalkannya sendirian menahan sakit tatkala tak ada orang sekalipun yang menjaganya ,aku ingin membantu dan merawatnya hingga pulih seperti ia merawatku.namun pada akhirnya aku hanya merawatnya sementara karna keputusannya sudah bulat agar aku segera kembalike tempat aku belajar sana yang membuat ku tak betah.

Dan disinilah aku sekarang tempat yang orang bilang adalah sebuah penjara suci yang mengurungku agar slalu menjaga ketaatan dan belajar yang giat.

Disini aku sudah seperti kehilangan arah karna aku terus memikirkannya apakah dia sudah makan ataikah dia sudah meminum obatnya atau belum sama sekali?.

Sungguh, bulan january mambuatku ingin menangis dan meraung sekeras mungkin. Tapi itu sungguh mustahil karna aku berada di era yang harus menjadi orang yang kalem .

Oh tuhan, apakah di bulan januarylah aku harus mendapatkan hal mengerikan seperti ini? Disaat semua orang lain merayakan tahun baru aku dan orangtuaku hanya berdiam diri di dalam ruangan serba putih yang mengurungku dengan siksaan yang tak berhenti.

Namun bulan january telah mengajarkanku agar aku menghargai pengorbanan ibu dan ayahku di saat aku sedang kesakitan atau membutuhkan sesuatu.

Teruntuk ibu dan ayahku terimakasih karna selalu ada di sampingku dan menjagaku.sehatselalu ayah ibuJ

Dan untuk bulan january terimakasih banyak J          

 

Komentar